FIKES UIS Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444 Senin - Sabtu: 08.00 - 17.00 WIB

Program Studi & Fasilitas

Pendidikan Berkualitas & Fasilitas Modern

Menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang unggul, beretika, dan siap berkontribusi nyata dalam sistem pelayanan kesehatan.

S1 KESEHATAN LINGKUNGAN

PROGRAM STUDI

Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina merupakan program pendidikan akademik yang mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional di bidang kesehatan lingkungan yang memiliki kompetensi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, dan mencegah berbagai faktor lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan manusia.

Proses pendidikan mencakup berbagai aspek kesehatan lingkungan, antara lain kualitas air, udara, tanah, sanitasi, pengelolaan limbah, kesehatan lingkungan permukiman, higiene sanitasi, pengendalian pencemaran, toksikologi lingkungan, serta kesehatan lingkungan industri. Mahasiswa juga dibekali kemampuan dalam melakukan pengukuran, analisis risiko, penelitian, dan intervensi terhadap permasalahan lingkungan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lulusan Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman serta memiliki peluang karier di berbagai sektor, seperti instansi pemerintah, rumah sakit, industri, perusahaan, laboratorium, konsultan lingkungan, lembaga penelitian, maupun organisasi yang bergerak di bidang kesehatan dan lingkungan.

  • Fokus pada kesehatan lingkungan di wilayah industri dan perbatasan.
  • Pembelajaran terkait air, udara, tanah, pangan, sanitasi, limbah, pencemaran, vektor, dan faktor lingkungan lainnya.
  • Pengembangan kompetensi monitoring lingkungan, biomonitoring, dan biomarker sebagai bagian dari pengembangan keilmuan.
  • Relevan dengan kebutuhan industri terhadap pengelolaan lingkungan dan kesehatan pekerja.
  • Memiliki peluang pengembangan kerja sama dengan instansi pemerintah, fasilitas kesehatan, laboratorium, dan sektor industri.
  • Membekali mahasiswa untuk berkarier sebagai Environmental Health Consultant, Environmental Health Educator, Environmental Health Researcher, Environmental Health Manager, Environmental Health Officer/Auditor, dan bidang terkait.
  • Sangat relevan dengan isu pengelolaan limbah industri, termasuk limbah B3, yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan lingkungan di kawasan industri Batam.

S1 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

PROGRAM STUDI

Program Studi S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina hadir untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan berkelanjutan. Program studi ini memadukan ilmu kesehatan dengan aspek keselamatan kerja untuk menjawab kebutuhan dunia kerja terhadap tenaga profesional di bidang K3.

Mahasiswa dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai aspek K3, meliputi identifikasi bahaya dan penilaian risiko, keselamatan kerja, higiene industri, kesehatan kerja, ergonomi, keselamatan proses, pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja, manajemen K3, kesiapsiagaan dan tanggap darurat, serta pengelolaan risiko di tempat kerja.

Melalui pembelajaran akademik dan pengalaman praktik, mahasiswa diarahkan untuk mampu menganalisis potensi bahaya serta merancang strategi pengendalian risiko di berbagai lingkungan kerja. Lulusan S1 K3 memiliki peluang untuk berkarier di berbagai sektor, khususnya industri, manufaktur, konstruksi, pertambangan, rumah sakit, perusahaan jasa, pemerintahan, serta lembaga yang membutuhkan tenaga profesional di bidang kesehatan dan keselamatan kerja.

  • Berorientasi pada kebutuhan dunia industri dan tempat kerja.
  • Membekali mahasiswa dengan kompetensi Health, Safety and Environment (HSE).
  • Pembelajaran mencakup identifikasi bahaya, penilaian risiko, keselamatan kerja, kesehatan kerja, higiene industri, ergonomi, manajemen K3, serta pencegahan kecelakaan kerja.
  • Relevan dengan berbagai sektor industri yang berkembang di Batam.
  • Pengembangan kompetensi melalui pendekatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Memiliki orientasi kerja sama dengan instansi dan dunia industri, baik dalam maupun luar negeri.
  • Lulusan dipersiapkan untuk menjalankan fungsi profesional di bidang health, safety, dan edukasi K3.
  • Selaras dengan kebutuhan peningkatan budaya keselamatan kerja di perusahaan; Dinas Tenaga Kerja Kota Batam juga secara aktif melakukan pembinaan dan penguatan penerapan K3 di perusahaan.
  •  

S2 KESEHATAN MASYARAKAT

PROGRAM STUDI

Program Pascasarjana Magister Kesehatan Masyarakat (S2 Kesehatan Masyarakat) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina merupakan program pendidikan jenjang magister yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan akademik dan profesional dalam bidang kesehatan masyarakat. Program ini ditujukan bagi lulusan yang ingin memperdalam pengetahuan, keterampilan analitis, penelitian, serta kemampuan dalam merancang dan mengembangkan solusi terhadap berbagai permasalahan kesehatan masyarakat.

Pembelajaran diarahkan pada penguatan kompetensi dalam analisis masalah kesehatan masyarakat, epidemiologi, kebijakan dan manajemen kesehatan, promosi kesehatan, penelitian kesehatan, pengelolaan program kesehatan, serta pengembangan intervensi berbasis bukti. Mahasiswa didorong untuk mampu memahami permasalahan kesehatan secara komprehensif dan menghasilkan gagasan maupun kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

  • Berada di lingkungan akademik yang memiliki fokus pada isu kesehatan masyarakat wilayah perbatasan dan industri.
  • Cocok bagi tenaga kesehatan, pengelola program kesehatan, praktisi, akademisi, maupun profesional yang ingin meningkatkan kompetensi.
  • Mengembangkan kemampuan analisis masalah kesehatan masyarakat dan penelitian berbasis bukti.
  • Relevan untuk memahami persoalan kesehatan masyarakat yang muncul akibat dinamika mobilitas penduduk, industrialisasi, urbanisasi, dan karakteristik wilayah perbatasan.
  • Mendorong pengembangan kemampuan dalam perencanaan, pengelolaan, evaluasi, dan pengembangan program kesehatan masyarakat.
  • Memiliki potensi pengembangan kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan.
  • Menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi pada pengambilan keputusan dan pembangunan kesehatan.